Laman

Kamis, 06 Januari 2011

LOMBA KREASI CIPTA PUISI "KADO UNTUK INDONESIA"

“MANTRA PEMBEBASAN”
 Oleh : Yully Riswati


 Agenda sejarah berwarna merah
 Bertorehkan selaksa kisah
 Meski telah terbaca salah kaprah
 Semua sudah ku kunyah mentah

 Adegan demi adegan berlaga
 Mempertontonkan sandiwara
 Lakon berepisode tanpa jeda
 Skenario dalam genggam sutradara

 Sabda alam kehilangan makna
 Diartikan sekedar bencana
 Meski dalam kitab pujangga
 Bermakna petuah pencerah dari maha Esa

 Aku sebagai anak negeri
 Terpaksa berkaca cermin retak
 Membuka setiap lembar nurani
 Mencari makna berontak

 Terbaca olehku narasi pilu
 Di akhiri kalimat tercetak tebal
 “Kamu masih anak negerimu,
 meski dari kaum marginal”

 Kalimat itu seumpama bara
 Membakar semangat nan basah di sudut pengap
 Menghadirkan kembali inspirasi pengelana
 Membebaskan suara yang sekian lama tersekap

 Padamu Indonesiaku!
 Yang merdeka dalam belenggu
 Garuda ku sematkan didada
 Sebagai tanda cinta pada nusa bangsa

 Meski bengis kapitalis memburu
 Mengoyak paru-paru dan jantungmu
 Tak kan aku biarkan barang sejenak
 Apa lagi sampai berkerak

 Selangkah maju berani berkalang
 Nadi terpasang berselang
 Mengalir beku darah juang
 Mengeras seumpama karang lautan

 Akan aku persembahkan padamu
 Sebuah arti kemerdekaan hakiki
 Bersama pandu kebanggaanmu
 Akan aku nyalakan suluh pijar sebelum pagi

 Kini aku masih setia
 Mengurai makna demi makna perlawanan
 Agar menjadi rangkaian kata
 Mantra-mantra pembebasan

 Untukmu indonesiaku!

 To Kwa Wan, 5 January 2011



Tidak ada komentar:

Posting Komentar