Laman

Minggu, 01 Mei 2011

Catatan Perempuan Migran

Catatan Perempuan Migran
Arista Devi

Pada senja bulan mei yang berwarna jingga
Aku tuliskan catatan diatas langit segala hati
Hatiku, hatimu, hati segenap anak negeriku
Agar buncah sejarah menyalinnya sebagai prasasti

Aku terlahir dari rahim ibu pertiwi
Terusir pergi oleh carut marut ekonomi
Mengais tangis mengunyah resah
Meraup secuil cita yang berdarah-darah

Dari balik dinding penjara tanpa jendela
Aku membaca dan terhenyak akan fakta
Negeriku telah berubah menjadi negeri drakula
Dipimpin zambie penghisap darah rakyatnya


Penguasa membangun istana tikus untuk persembunyian
Sibuk berstudi banding, membandingkan kebodohan
Ke Spanyol, China, India, Somalia, Australia
Berkeliling mencari topeng penambal muka

Pergiku dipaksa keadaan sebagai bahan perasan
Terpenjara berbulan-bulan, bekerja bakti ribuan hari
Caci maki dan air mata menuku setiap hari
Kutelan mentah demi puing cita-citaku

Kini ketika aku ingin kembali
Membawa sekeping hati sisa kemarau panjang
Aku masih harus ketakutan dan bimbang
Bingung akan segala macam peraturan

Peraturan-peraturan tanpa aturan.
Catatan-catatan penuh cacatan
Cacat oleh lumuran tinta berwarna merah
Merah darah perempuan migran


To Kwa Wan, 1/5/2011
0:36

Tidak ada komentar:

Posting Komentar