Laman

Jumat, 10 Juni 2011

About Purple

About Purple

Bulan berlalu
Rasa tertinggal
Cerita terpenggal

1 Juni 2011

Semalaman rinai hujan yang kukira telah berlalu seiring bergantinya waktu, kembali bertandang. Membanjir bandang seolah ingin meluruhkan bendungan segara hati. Membuatku terapung-apung di pucuk gelombang.

Subuh ini ketika kuterjaga, entah dari pingsan sejenak atau lelap sekejap. Tubuhku bersimbah peluh, antara panas dan dingin. Aku terjepit tanpa bisa menjerit. Sakit!

Aku yang ungu semakin ungu!

Entah berapa lama, sudah kusimpan unguku dalam bisu dan beku. Bersembunyi dibalik kilau matahari, menyendiri di punggung gunung atau menyepi ke tepi pantai. Aku nikmati keunguanku tanpa berbagi dengan siapa pun. Bukan karena tak ingin, tapi aku tak tahu kepada siapa aku harus berbagi ungu.

Seringkali aku merasa tak rela unguku membias dan mengaburkan warna keunguannya dengan sia-sia. Bahkan aku bertahan dalam egoku yang ungu, ketika unguku mengaku butuh warna lainnya. Aku takut salah warna.

Bukan sekali aku menyapa warna lainnya, ada kuning, hitam dan putih. Berharap unguku menemukan kolaborasi warna yang apik dan menarik. Setidaknya tak berlebih jika sebagi ungu, aku juga ingin berbagi unguku dan menikmati warna lainnya.

Kuning yang begitu dekat membuatku penat. Silaunya tak memberiku tempat. Hitam meninggalkanku, sibuk dengan pekat. Putih menjauh tak ingin ternodai sucinya oleh keunguanku.

Lalu? Dalam lelah dan penat kembaraku, kutemukan hijau dan biru.

Hijau dari rimbun dedaunan, hijau dari telaga di rimba belantara. Hijau dari rerumputan, hijau dari pemilik hijau. Hijau dan unguku tak menyatu tapi mampu berkolaborasi. Bersama menari dalam nyanyian alam.

Biru hadir bersama tiupan bayu. Biru langit, biru pemilik biru. Biru menggenapi dan menaungi. Biru yang sederhana mebingkai lukisan alam. Biru dengan birunya, membuat ungu dan hijau utuh dalam warna.

Hari ini, ketika unguku semakin ungu. Lebat hujan dan badai yang membandang, tak menghanyutkanku atau membuat ungu tenggelam. Ungu yang semakin ungu bertahan dan tetap berpijar, karena hijau yang membagi hijaunya dan biru yang merelakan birunya menghias langit asa.

Ungu
Hijau
Biru
PA/31/5/2011

Kamis, 02 Juni 2011

Ungu & Bulan Jingga

Ungu

Ungu adalah aku
Aku yang terlahir dari rahim senja
Ketika merah menikahi biru
Rupaku menjelma

Ungu adalah aku
Aku yang bersembunyi di lautan malam
Ketika bulan tak lagi merindu
Bidukku tenggelam

Ungu adalah aku
Aku yang menghilang dalam terang
Ketika unguku semakin ungu
Aku hanya ingin terbang


PA, 1/6/2011
Arista Devi in Purple Room



Bulan Jingga

Pengakuanku:
Ketika senja menyapa malamku
Perahu bintangku penuh muatan rindu
Rindu pada kerinduan yang merindu
Bertalu-talu memilu membiru

Tanyaku:
Apa arti airmata jika kedalamannya tak sanggup kuselami
Apa arti kata-kata jika setiap ucapannya tak kupahami
Apa arti suara jika yang terdengar hanya rintih sunyi
Apa arti yang berarti jika yang berarti telah mati

Jawabmu:
Pandanglah langit yang menaungi bumi dengan setia
Ketika kau temukan bulan berwarna jingga
Itulah bias warna cinta dari hatiku dan hatimu
Semua masih sama, yang berbeda hanya waktu

PA, 1/6/2011
TiTu love Bulan Jingga