Laman

Jumat, 23 Maret 2012

C Make C


'C Make C'

‘C Make C’ salah satu judul tulisan curhatku dalam diari ungu. C bisa diartikan cinta atau bisa juga diartikan cemburu. Jadi maksud dari judul yang saya buat memang multi maksud (?): Cinta Make Cinta, Cinta Make Cemburu, Cemburu Make Cinta, Cemburu Make Cemburu. Silakan pilih salah satu, salah dua, salah tiga atau tidak memilih sama sekali agar tidak mendapat kesalahan. Halah lha kok kayak jualan aja?

Oke. Tenyata menuliskan tentang perasaan yang tak berteori berdasarkan teori itu terlalu teori. Dan akhirnya membuat saya bingung sendiri. Jadi sampai dengan berakhirnya tulisanku ini nanti, saya nggak tahu apakah benar-benar bisa saya ungkapkan perasaan saya dengan sebenar-benarnya, secara benar dan benar caranya. Jiah! Pusing banget.
Semua yang saya rasakan berasal dari jenisku yang termasuk mahluk sosial yang membutuhkan perhatian tapi seringkali terabaikan. 

Kasusnya cukup sederhana. Pernahkah kamu saat asik berbicara, lawan bicaramu tidak memperhatikan apa yang kamu ungkapkan? Bagaimana rasanya? Jengkel bukan? Padahal kamu sudah berusaha menjadi pendengar yang baik terhadap lawan bicaramu itu sebelum-sebelumnya sebelum kamu bercerita. Hhh!

Pengertian perhatian menurut KBBI : per.ha.ti.an [n] hal memperhatikan; apa yg diperhatikan; minat
Satu hal kecil yang sangat berarti dalam sebuah hubungan, baik pertemanan, persahabatan maupun persaudaraan, apalagi hubungan kerja. Sekecil apapun sebentuk perhatian, meski hanya dengan mendengar apa yang ingin diungkapkan orang lain yang sedang berbicara dengan kita, sekalipun kita tidak dapat membantu menyelesaikan problem yang sedang mereka hadapi, setidaknya kita membantu meringankan beban pikiran mereka dengan mendengarkan. Bentuk kepedulian kita terhadap sesama, terhadap orang yang kita sayang dan menyayangi kita dapat terlukiskan melalui bagaimana cara kita memperhatikan dan melayani.

Selama ini saya merasa senang apabila melihat orang lain senang karena saya. Dengan banyak mendengarkan mereka yang curhat atau mengajak diskusi. Meskipun saya sendiri jarang menuntut perhatian dan cenderung menutup diri dari orang lain. Tapi saya akan bisa berbicara lebih, lebih dan berlebihan dalam tanda kutip ‘cerewet’, kepada seseorang yang saya anggap ‘spesial’ saja, tertentu, 50 berbanding 1. Jangan tanya kenapa, semua ada alasannya. But itulah saya.

Cemburu menurut KBBI: cem.bu.ru [a] (1) merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dsb; sirik (2) kurang percaya; curiga (krn iri hati).
Hmm pengertian cemburu dalam KBBI nggak lengkap banget. Tidak menggambarkan perasaan cemburu yang saya miliki. Pokoknya yang saya tahu rasanya cemburuku, sakit banget terasa. Ada nyeri di dada.

Pengertian tentang cinta menurut KBBI, cin.ta [a] (1) suka sekali; sayang benar: (2) kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan): 3) ingin sekali; berharap sekali; rindu: (4) kl susah hati (khawatir); risau:
Yah! Lagi-lagi KBBI mengartikan cinta secara sempit, nggak universal banget. Eh, protes terus sih? Pokoknya menurut saya cinta itu adalah cinta. Apapun pengertiannya tapi rasanya terasa begitulah. (???)

Dalam sesebuah perhubungan, tidak salah jika ada perasaan marah atau cemburu, karena semua adalah manusiawi cuma jangan berlebihan. Ye, nggak mau disalahkan ya saya ini?
Mengikuti kajian pakar yang tahu atau sok tahu atau sekedar tahu saja, semua menyatakan hampir 80 persen keretakan dalam perhubungan terjadi apabila perasaan marah dijadikan perasaan utama. Ini berlaku apabila setiap kali wujud krisis dalam hubungan, setiap pasangan akan mulai berfikir untuk memutuskan hubungan dan mencari pengganti yang mungkin lebih memahami perasaan diri yang sebenarnya. Dalam hubungan berbentuk apapun juga, dari pertemanan, sekedar kenal, persahabatan, persaudaraan, sampai dengan percintaan.

Walah, setelah saya baca ulang tulisan saya ternyata semakin kacau. Intinya saya saat ini sedang ‘sakit hati’, cinta membuat saya cemburu! Cemburu saya membuat cinta saya menjadi bukan cinta lagi, melainkan telah menjadi benci. Seperti lagu? Dan benci saya membuat saya tak ingin melanjutkan tulisan ini. Cukup membuatku Cenatcenut. Cukup sudah. Gleg!

RUH, 22/3/2012
23:57Pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar