Laman

Jumat, 23 Maret 2012

Yudhistira


 Yudhistira saya Seperti Krisna




Usianya belum genap 10 tahun, tapi saya seringkali kesulitan mengerti jalan pemikirannya. Tak jarang kata-kata yang terlontar dari bibir mungilnya membuat orang di sekitarnya terpana, “Kok bisa?”

Tentang nama lengkapnya, Bintang Yudhistira Adi Wibowo. Adalah sebuah nama yang sengaja dirangkai untuknya dengan penuh makna dan pengharapan. Tentang pilihan mengapa nama Yudhistira, semua karena di antara nama yang dibuat sebelumnya, ketika usianya masih sekitar 5 bulan gugur sebelum berkembang. Hah?

Saya sudah membuat beberapa nama yang berasal dari tokoh idola saya dalam pewayangan: 1. Krisna Aditya Pratama, 2. Arjuna Arga Saputra, 3. Bima Putra Wibowo. Dan saya hanya membuat satu nama untuk anak perempuan yaitu Aurora Sambadra Putri. Belum ingin anak perempuan.
Tapi nama Krisna gagal karena tetangga saya yang melahirkan lebih duluan menamakan anaknya dengan nama Krisnamukti. Nama Arjuna ditolak keluarga dengan alasan terlalu bagus, takutnya ia nantinya nggak seganteng Arjuna. Nama Bima gagal dipakai karena tetangga lainnya yang melahirkan lebih duluan juga menamakan anaknya dengan nama Arya Bima Saputra. Hadeuh!

Akhirnya nama yang saya berikan itu dibuat setelah usianya 3 hari. Bismillah, dengan nama Tuhan kuharapkan segala kebaikan menjadi milik Bintang.Amiin



Alhamdulillah lelaki kecil saya bertumbuh setampan Arjuna. Tubuhnya tinggi besar seperti Bima dan watak-wataknya lebih mirip Krisna. Entah kenapa bisa begitu, saya sendiri tak begitu mengerti. Di mana sisi ke-Yudhistiraan-nya belum terlihat sama sekali.

Karena ketampanannya, di mana-mana orang yang melihatnya jadi suka. Tidak hanya teman-teman seusianya yang menyukainya, tapi ia akrab dengan orangtua teman-temannya sekolah atau bermain. Karena tubuhnya yang lebih besar dibanding usia sebenarnya, ia diterima bersekolah meski belum cukup umur. Ia kelihatan lebih besar dibandingkan teman-teman sepermainannya juga teman sekelasnya yang berusia lebih tua darinya.

Watak-watak Krisna yang bijaksana, pemberani dan suka mengatakan segala sesuatu dengan terus terang serta mengerikan jika sedang marah. Watak yang bukan watak seorang Yudhistira tentunya. Itulah Bintang.
Begitu banyak cerita yang begitu mengejutkan tentangnya. Yang ketika diceritakan kepada orang lain akan membuat heran.
Seperti ketika dengan beraninya ia menegur ibu-ibu yang sedang membicarakan ibunya. Dan sebagainya.
Kemarin ketika saya telepon sahabat saya, ia banyak bercerita tentang perkembangan terbaru Bintang.

“Bintang sekarang benar-benar terlihat lebih besar, lebih bongsor dari kita, Mbak. Tinggi dan besar tubuhnya seimbang, gagah banget. Wajahnya imut, makin terlihat kegantengannya. Sekilas jika tidak melihat wajah polos Bintang, tak ada yang mengira ia masih berusia di bawah sepuluh tahun loh. Dan pembawaannya semakin terlihat tenang serta lebih dewasa. Ketika kami orang-orang dewasa sedang berbincang, ia diam mendengarkan dan senyum-senyum ketika ia menjadi bahan cerita. Tapi ketika ada pembicaraan serius yang menurutnya kurang tepat ia menyela, membuatku kaget. Nggak nyangka Bintang paham pembicaraan dengan topik milik orang dewasa.”

Mendengarkan kelanjutan cerita tentang Bintang dari sahabat saya membuat saya semakin rindu pada Yudhistira yang tanggal 19 April nanti genap 9 tahun.

RUH, 23/3/2012
0:47Am


Tidak ada komentar:

Posting Komentar