Laman

Minggu, 20 Mei 2012

Bye SE C510!


Bye SE C510!




Deg!
Saya raba semua saku celana, tapi tak menemukannya. Di mana? Saya segera memeriksa tas punggung saya, satu persatu barang-barang saya periksa ternyata tetap tak ada juga. Di mana? Saya mendadak lemas, hilangkah? Segera saya hubungi nomor 96623453, masih terdengar nada sambung di seberang. Loh kok? Nada sambung yang terdengar bukan lagi suara petikan lagu kesayangan saya, sudah berganti lagu aneh. Hhh! Berkali-kali saya dan beberapa teman menghubungi nomor yang terpasang di hape sonni ericsson c150 dari nomor yang berbeda, tapi nihil reaksinya.

Argh!
Entah terjatuh, ditemukan orang atau dipungut baik sengaja ataupun tidak sengaja oleh seseorang, artinya sama saja: HILANG! Ya, si white-red yang sudah setia menemani saya selama hampir 4 tahun itu lenyap hanya dalam jangka waktu sekejap mata. Tanpa pamit atau pun sekedar salam perpisahan. Halah! Emangnya bisa gitu?

Bye SE C150!
Rela tidak rela, saya harus lapang dada melepaskanmu begitu saja. Semoga siapa pun pemilik yang baru akan selalu menyayangimu dan merawatmu dengan baik, sepertiku tentunya.

Hiks!
Ada sedih terasa. Bukan. Bukan karena kepergian SE C150 yang memang sudah bukan hakku lagi. Ada sesuatu tentang kehilangan yang tiba-tiba membuat saya kelu. Saya kirimkan SMS dalam dua bahasa untuk terakhir kalinya kepada SE C150, meski tak mungkin ada balasan. Nomor-nomor penting, album kenangan, file records yang masih saya butuhkan.

Ah!
Tiba-tiba ada takut yang akut. Begitu terasanya rasa kehilangan SE C150 secara tiba-tiba, begitu saja. Bagaimana jika yang hilang itu mereka? Orang-orang yang saya cinta? Yang teramat sangat berarti bagi saya.

Astaghfirullah … Aku berserah diri padaMu ya Allah
Saya percaya Engkau tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-hambaMu. Aamiin ….

Prince Edward, 20/5/2012