Laman

Kamis, 28 Desember 2017

Menikmati Pemandangan Hong Kong dari Balik Jendela Bianglala Raksasa

Narsis bareng sebelum meninggalkan HKOW (doc.pri)


Hari Senin masih pagi, tapi matahari musim dingin yang lumayan menyengat membuat kami berkeringat. Terpaksa saya dan teman-teman menanggalkan baju hangat.  

"Selamat pagi, maaf saya sudah memesan tiket Bianglala untuk jam 12,  saya ingin tahu kapan dan di mana saya harus mengantre?"

Kebiasaan saya setiap kali ingin kejelasan tentang suatu hal pasti langsung bertanya kepada petugas yang berjaga. Dengan ramah petugas menunjukkan tempat di mana saya bisa mengambil antrean, saya boleh mulai berbaris 15 menit lebih awal dari jam yang sudah dijadwalkan.

Lanskap Bianglala Raksasa dari kejauhan (doc.pri)

Bianglala Raksasa Nomor 4 di Dunia

Bianglala raksasa hadir di Hong Kong setelah lebih dulu hadir di London, Singapura dan Bangkok. Lokasinya yang berada di bibir Victoria Harbor membuat HKOW menjadi daya tarik tersendiri baik bagi warga setempat ataupun wisatawan asing  yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian di kota bekas jajahan Inggris ini.

Ketika HKOW mulai dibuka untuk publik pada awal Desember 2014, saya sebenarnya sudah tertarik untuk menikmati pemandangan istimewa HK dengan cara berbeda. Tapi harga tiketnya yang lumayan mahal membuat saya menunda-nunda keinginan yang hampir membuat saya menyesal ketika mengetahui berita tentang Bianglala Raksasa yang akan ditutup dan dibongkar karena pemilik dan pengelolanya bersengketa.

HKWO Ganti Pengelola, Ganti Harga Ticket!

Pada awal September 2017, saya membaca berita tentang pergantian pengelola Bianglala Raksasa dan harga tiket yang rencananya akan turun dari HK$100 menjadi HK$20 untuk dewasa, separuh harga untuk lansia dan gratis untuk anak-anak berusia dibawah 3 tahun. Huaaaaa! Saya speechless dan berjanji dalam hati untuk memanfaatkan kesempatan kedua ini begitu HKWO dibuka kembali.


Pengunjung antre di loket untuk beli tiket (doc.pri)


Sebagaimana berita yang ditulis di berbagai media yang mengkhawatirkan panjangnya antrean pengunjung karena tiket masuk yang murah meriah, saya pun sempat khawatir jika harus terjebak di tengah barisan orang-orang, kemudian saya kelelahan, hingga kehilangan minat untuk bersenang-senang. Halah!

Dengan membawa print tiket ini,
saya dan teman-teman tidak perlu berlama-lama mengantre (doc.pri)

Beruntung saya mempunyai teman yang mau membantu saya untuk memesan ticket secara online melalui website resmi HKWO. Meski harganya selisih HK$1,20 (jika membeli langsung di loket antrean HK$20, pesan via website HK$21,20), bagi saya itu masih sangat menguntungkan karena saya bisa menghemat waktu dan tenaga. Tiket yang dibeli secara online dikirim ke alamat email, dan untuk menggunakannya cukup menunjukkan bukti tiket di email atau di kertas hasil print.


Setelah antre membeli tiket di loket,
pengunjung masih harus antre untuk naik bianglala  (doc.pri)

Sensasi Pemandangan dari Kabin Bianglala

Setelah menunggu selama kurang lebih 15 menit, kami mendapatkan giliran untuk masuk bianglala dari pintu nomor lima. Oh ya, saya sempat menghitung total dari jumlah gondola Bianglala ada 42 kabin. Karena rombongan saya sudah berjumlah enam orang, maka kami tidak perlu berbagi kabin dengan orang asing. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan, kami mendapatkan kebebasan untuk  mengambil gambar sambil bercanda tanpa perlu mengganggu dan terganggu oleh orang lain.


Cekrek! Teman-teman saya tidak ingin melewatkan moment (doc.pri)

Atraksi Bianglala membawa saya dan pengunjung lainnya berputar selama 20 menit atau 3 kali putaran untuk menikmati pemandangan Hong Kong dari sudut 360 derajat dengan ketinggian mencapai 60 meter. Sssssstttt beberapa teman saya wajahnya terlihat sedikit pucat karena ternyata takut ketinggian.

Dari dalam kabin saya bisa melemparkan pandangan jauh ke arah sebelah utara HK atau lebih tepatnya ke arah seberang Victoria Harbor yang menyuguhkan pemandangan perairan Hong Kong yang dilalui berbagai jenis kapal, dari feri bergaya tradisional hingga kapal kargo. Selain itu saya juga bisa melihat distrik Tsim Sha Tsui dari ketinggian yang nampak kontras oleh pemandangan gedung-gedung tua dan baru.

Lanskap yang saya ambil dengan hape xiaomi (doc.pri)

Ketika menoleh ke kawasan Central, saya bisa menikmati kemegahan gedung-gedung pencakar langit dengan keunikan arsitekurnya dari dekat. Tidak ketinggalan juga pemandangan perbukitan nan elok yang menjadi latar belakang dari hutan beton bauhinia, terlihat mempesona.

Seperti suasana pasar malam di Indonesia ya? (doc.pri)

Saya bisa membayangkan pengunjung yang menaiki HKOW pada malam hari pasti akan menemukan pemandangan yang lebih keren, sensasi lampu-lampu kota juga  atraksi A Symphony of Lights atau pertunjukan lampu laser dan lampu sorot penuh warna yang dipancarkan di lebih dari 40 gedung pencakar langit di kawasan Central pasti terlihat lebih dekat dan lebih memukau. Biasanya, para wisatawan menikmati pertunjukan lampu laser dari kawasan Tsim Sha Tsui. Ah, semoga saja lain kali saya bisa mencoba naik bianglala di malam hari.

Tips untuk Anda!

Jika Anda ingin menikmati keseruan atraksi Bianglala Raksasa atau Observation Wheel di Hong Kong, saya sarankan untuk datang bersama teman-teman dan membeli tiket secara online.
Eit, tapi kalau Anda memang ingin datang sendiri juga punya banyak waktu dan tipe orang yang punya kesabaran dalam mengantre, ya silakan saja. Silakan datang untuk antre membeli tiket di loket sebelum antre untuk naik bianglala.

HKOW beroperasi setiap hari pada pukul 11.00 - 23.00. Jika membeli tiket secara on-line Anda bisa memilih dan menentukan waktu sendiri, tapi jika membeli tiket di tempat, cepat dan lambatnya tergantung banyaknya pengunjung.

Lokasi HKOW mudah ditemukan. Bisa dicapai dengan menggunakan MTR (kereta bawah tanah), turun di stasiun MTR Central lalu keluar dari Pintu A, berjalan sebentar menuju Central Piers. Atau bisa pula turun di Stasiun MTR Hong Kong, lalu keluar dari Pintu A2, jalan menuju Central Piers. Jika Anda tidak ingin naik MTR, Anda bisa naik bus dan atau taxi, turun di Central Pier. Sebab Bianglala Raksasa lokasinya memang dikawasan Central Pier.

Apakah Harga Tiket Murah HK$20 itu Promo?

Tidak! Harga Tiket Murah Itu berlaku hingga 3 tahun, sampai kontrak HKWO dan pihak pengelolanya berakhir.




HK, 28 December 2017

Rabu, 27 Desember 2017

Dramatisasi Penolakan Ustaz Abdul Somad di Hong Kong


Berita Abdul Somad ditolak untuk masuk Hong Kong ketika akan mengisi sebuah acara dakwah yang rencananya berlangsung pada hari Minggu (24/12) melintas di beranda Facebook saya. Kabarnya Ustaz tersebut langsung dideportasi oleh pihak Imigrasi HK tidak lama setelah tiba di Bandara. Media sosial menjadi ramai, postingan Abdul Somad yang viral, berhasil mengundang reaksi dan komentar dari para netizen.


Di berbagai media daring muncul beragam berita sehubungan penolakan Somad oleh Hong Kong, yang rata-rata berisi kutipan klarifikasi kejadian oleh Somad sendiri, pernyataan pengacara Somad, tanggapan kementerian luar negeri, kutipan komentar Fahri Hamzah, opini orang-orang dan lain sebagainya. Sebagian besar berita yang hanya sepotong-sepotong tersebut mengandung dramatisasi, mengundang netizen yang pro dan kontra untuk semakin berprasangka dan berkomentar kemana-mana tidak fokus pada duduk pokok permasalahan yang sebenarnya.

Apa Somad Satu-satunya Orang yang Mengalami Penolakan oleh Hong Kong?

Jika kita menyimak berita-berita sebelumnya, sudah ribuan orang yang ditolak masuk ke Hong Kong sejak tahun 2013. Menurut data Departemen Imigrasi Hong Kong yang pernah dikutip SCMP, Asia Pasifik adalah wilayah terbanyak kedua yang warganya kerap ditolak memasuki Hong Kong. Sedangkan jumlah terbanyak pertama yang ditolak memasuki wilayah HK adalah Warga China daratan! Jadi jika muncul isu di Indonesia, penolakan Somad itu adalah campur tangan pemerintah Indonesia dan Tiongkok, sepertinya terlalu mengada-ada. Warga Tiongkok sendiri loh sering dan bisa mengalami penolakan oleh HK.

Dan lagi, kasus penolakan terhadap kedatangan aktivis dakwah asal Indonesia di Hong Kong sebenarnya bukan yang pertama kalinya terjadi. Somad bukan satu-satunya orang yang pernah ditolak pihak Imigrasi HK. Sebelumnya pada Maret 2015, juga pernah ada dua orang ustaz asal Indonesia yang ditolak dan tidak bisa memasuki Hong Kong untuk mengisi acara dakwah dan rukiyah. Sama halnya dengan Somad, keduanya juga tidak sempat keluar dari Bandara dan langsung dideportasi ke tanah air. Sampai saat ini tidak pernah ada penjelasan dan tidak ada jawaban memuaskan dari pihak imigrasi Hong Kong ihwal larangan masuk tersebut.

Sebagai konselor BMI, kasus penolakan visa, deportasi dan tidak adanya penjelasan sama sekali dari pihak Imigrasi HK bukan hanya kepada orang asing yang akan memasuki Hong Kong, tapi saya ketahui juga sudah dialami beberapa teman BMI yang sedang berada dan bekerja di Hong Kong.

Apa ini Akibat Isu Radikalisasi?

Publikasi hasil Studi think tank Institute for Policy Analysis of Conflict Agustus lalu yang menyebutkan adanya 43 pekerja domestik asal Indonesia yang teradikalisasi di Hong Kong memang otomatis membuat pemerintah Hong Kong waspada terhadap WNI.

Menurut kutipan media HK, SCMP, pada tahun 2012, hanya 5.833 orang yang berasal dari kawasan Asia Pasifik yang ditolak visanya dan tidak bisa memasuki Hong Kong. Kemudian jumlah ini meningkat pesat antara 2014 dan 2015, dari 6.164 menjadi 11.491 orang. Jumlah orang yang dideportasi ketika baru menginjakkan kaki di Hong kong mencapai antara 42.177 hingga 56.855 orang.

Menurut konsultan keamanan dan mantan kepala polisi Hong Kong Clement Lai Ka-chi kepada SCMP, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang bisa ditolak untuk memamasuki Hong Kong. Di antara faktor-faktor tersebut, adalah adanya ancaman tindak kejahatan internasional, latar belakang seseorang, kebangsaannya, dan riwayat perjalanannya.

Sampai saat ini, tingkat ancaman teroris di Hong Kong tidak terlalu besar, berada di level "menengah", artinya belum ada info intelijen yang mengatakan HK menjadi target serangan teroris. Tetapi Hong Kong memang sudah memasang sinyal waspada karena nenyadari wilayahnya menjadi tempat tinggal beberapa simpatisan ISIS yang bertugas membantu penyaluran dana dan perjalanan anggota ISIS ke Suriah.

Apa Hong Kong Menolak Orang-orang Tertentu Hanya Karena Termakan Isu Radikalisasi?

Tidak! Bisa jadi dan tidak menutup kemungkinan Hong Kong menolak para ustaz karena isu radikalisasi atau Isu ISIS. Tapi Oktober 2017 kemarin, Hong Kong juga sempat dikecam dunia internasional karena menolak kedatangan aktivis hak asasi manusia asal Inggris, Benedict Roger.

Jadi yang dianggap ancaman bagi Hong Kong bukan hanya isu radikalisme, tapi juga isu Demokrasi dan HAM atau orang-orang yang dianggap menyuarakan demokrasi dan hak asasi manusia. Hal ini berhubungan dengan masalah sistem pemerintahan dan politik China atas HK yang berada di bawah pengawasan Partai Komunis yang anti terhadap reformasi dan demokratisasi yang saat ini menjadi tuntutan sebagian besar warga HK. China menggunakan tangan politiknya untuk melarang dan mengusir orang-orang yang berpotensi mengganggu kendali pemerintahannya di Hong Kong.

Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah Indonesia atas Kejadian Ini?

Netizer ribut, menghubungkan dan menyambungkan apa yang dialami Somad dengan Jokowi, intelligent, orang yang benci Somad dan lain-lain. Apa yang terjadi terhadap WNI di wilayah kekuasaan penuh negara lain seolah-olah adalah salah pemerintah Indonesia. Semua salah Indonesia dan yang nyalah-nyalahin ya orang Indonesia. Miris.

Kecewa dan menyesalkan atau sekadar bersimpati pada apa yang dialami Somad sih boleh saja. Tapi jangan sampai perasaan-perasaan dan prasangka-prasangka membutakan mata kita semua. Minimal kita mesti memahami bahwa dalam praktik di dunia internasional, penolakan suatu negara terhadap warga negara asing merupakan hak berdaulat masing-masing negara. Dan negara tersebut berhak untuk tidak memberikan penjelasan kepada siapapun (baik kepada orang asing ataupun kepada pemerintah negara asal orang asing tersebut)
.
Aktivitas Dakwah Membutuhkan Visa & Dokumen Pendukung lainnya.

Terlepas dari isu-isu yang berat, berdasarkan pengalaman pribadi saya yang kerap menangani permasalahan BMI dan kasus seputar Imigrasi, saya melihat ada hal penting yang terlewatkan untuk dibahas dalam kasus Somad. Yakni urusan visa dan kelengkapan dokumen Somad. Untuk melakukan aktivitas dakwah/ kegiatan pendidikan, menghadiri atau mengikuti seminar dan kegiatan resmi lainnya dibutuhkan 'visa khusus' (tidak bisa dengan menggunakan visa wisata) dan dokumen tambahan dari pihak yang mengundang. Sudahkah Somad dan panitia yang mengundang memenuhi semua syarat tersebut? Jika belum, maka penolakan dan deportasi adalah hal yang wajar dan bisa diterima.

Secara pihak Imigrasi manapun tidak akan membiarkan orang asing memasuki negaranya untuk berbisnis tanpa ijin. Dakwah? Bagi teman-teman yang berada atau pernah di Hong Kong, pasti sudah paham bahwa kegiatan dakwah di HK dengan mengundang Ustaz kondang dari Indonesia tidak ada bedanya dengan seminar bisnis atau workshop lainnya yang "tidak gratis".  Dan tanpa perlu ada yang melapor ke Imigrasi, kegiatan seseorang yang sudah terkenal dan viral bisa diketahui dari jejak digitalnya di internet. Jadi sebenarnya bukan hal yang mengherankan andai Somad memang tidak bisa memenuhi syarat dokumen yang dibutuhkan kemudian menghasilkan penolakan. Tidak semestinya didramatisasi, apalagi menjadi bahan perdebatan yang hanya menghasilkan permusuhan di antara saudara sesama Muslim Indonesia.

HK, 26/12/ 2017




Senin, 11 Desember 2017

Kegiatan Donor Darah di Hong Kong Itu Mudah


Ayo donor darah! (geogle pic)


"Setelah ini kami mau donor darah, ikutan nggak, Nyu?"

Hari Minggu kemarin (10/12), tanpa rencana sebelumnya, saya akhirnya mengikuti kedua teman saya melakukan kegiatan rutin mereka untuk donor darah. Setelah beberapa saat mencari-cari alamat yang tertera pada kertas petunjuk yang dibawa oleh teman, kami pun sampai di Causeway Bay Blood Centre yang beralamat di lantai 14/F, Plaza 2000, Russell Street Causeway Bay yang terletak di seberang Time Square.


Kedua teman saya sedang mengisi formulir pendaftaran donor darah (doc.pri)


Sesampainya di Donor Centre, kami bertiga langsung disambut ramah oleh petugas yang sedang berjaga di meja informasi. Kami disodori formulir dan dipersilakan memilih tempat duduk agar bisa mengisi data dengan nyaman.

Semua pertanyaan di dalam formulir pendaftaran donor darah ditulis dalam bahasa Inggris. Selain biodata diri dan alamat domisili kami di Hong Kong, jawaban untuk pertanyaan lainnya cukup kami jawab dengan cara mencentang kolom "Iya" dan "Tidak". Dari poin yang ditanyakan, saya simpulkan tujuan dari pengisian formulir ini adalah agar petugas bisa mengenali identitas dan mengetahui riwayat kesehatan kami.


Saya mendapatkan nomor antrean 26 (doc.pri)


Setelah selesai mengisi formulir pendaftaran, kami dibantu petugas untuk mengambil nomor antrean. Setelah mendapatkan nomor antrean kami menunggu untuk sesi pemeriksaan darah. Cek darah dibutuhkan untuk mengetahui apakah darah kami dalam keadaan baik atau tidak untuk donor darah pada hari itu. Sebelum menusuk jari, petugas bertanya terlebih dulu, lengan kami sebelah mana yang ingin diambil darahnya. Saya menjawab ingin diambil darahnya di lengan sebelah kiri, maka petugas menusuk jari tangan saya yang sebelah kanan kita.


Teman saya sedang pemeriksaan darah, ditusuk jari tangannya oleh petugas (doc.pri)


Setelah cek darah usai, kami lanjut ke sesi wawancara di ruangan tertutup. Tujuan dari sesi wawancara ini adalah untuk memeriksa dan cross check jawaban yang sudah kami tulis di lembar formulir pendaftaran agar tidak ada kesalahan yang terlewatkan. 


Sesi Wawancara di ruang Interview (doc.pri)


Diujung wawancara, petugas menanyakan apakah saya sudah makan/ sarapan kenyang atau belum. Karena salah satu syarat penting sebelum donor adalah harus sudah makan terlebih dulu.   Sebelum tiba giliran panggilan untuk pengambilan darah, petugas meminta kami minum air putih dan makan biskuit yang sudah tersedia di meja.


Saya sengaja memilih lengan kiri yang dipasang selang tranfusi
agar tangan kanan bisa mengambil gambar seperti ini hihi (doc.pri)


Proses pengambilan darah jika lancar hanya akan berlangsung sekitar 15-20 menit. Setelah darah yang diambil cukup atau sudah sesuai ukuran, secara otomatis alarm timbangan dimana kantong darah diletakkan akan berbunyi. Petugas akan segera datang untuk mencabut jarum dan selang di tangan. 


Teman saya di ruang pengambilan darah bersama petugas (doc.pri)


Selesai deh! Kami masing-masing mendapatkan hadiah kecil yang berbeda-beda. Saya yang baru pertamanya, mendapatkan pin angka 1, teman saya yang sudah untuk ketiga kalinya donor mendapatkan pin berbeda, sedangkan teman saya yang sudah donor untuk kelima kalinya mendapatkan sertifikat.
 

Karena saya nggak memotret hadiah, ini saja gantinya penampakan gelas bekas minuman kami hihi
dua kopi dan satu cokelat yang diminum oleh orang berdarah biru eh nggak sih,
golongan darah kami bertiga AB, B dan O


Sebelum pergi,  sebagaimana semua pendonor lainnya, kami bertiga diminta untuk duduk manis terlebih dulu untuk menikmati minuman (petugas menyediakan kopi, teh susu, cokelat, dan minuman lainnya sesuai pilihan kami) dan biskuit yang sudah disuguhkan. Sebelum kamk meninggalkan Donor Centre, petugas butuh memastikan bahwa kami sebagai pendonor yang sudah diambil sekantong darahnya tetap dalam keadaan baik-baik saja (tidak mual, pusing, dll).


Apa sih manfaatnya kegiatan donor darah?

Percayalah, rasa sakit dan lelah sehabis mendonorkan darah hanyalah perasaan sesaat saja, yang pasti akan kalah oleh besarnya manfaat donor darah bagi kesehatan kita.

1. Mengurangi penyakit jantung

Salah satu manfaat kesehatan dari mendonorkan darah secara teratur adalah membuat jantung kita senantiasa sehat. Dengan begitu, akan meningkatkan zat besi dalam darah dan juga mengurangi kemungkinan kita akan menderita penyakit jantung.

2. Membakar kalori dan menurunkan kolesterol

Mendonorkan darah secara teratur selain akan membantu kita membakar kalori juga membantu kita untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
Tidak percaya? Otomatis saja, ketika darah kita berkurang sebanyak 450 ml, maka kita juga kehilangan sekitar 650 kalori. akan membantu Anda untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.


3. Menurunkan risiko kanker

Selain membantu membakar kalori, mendonorkan darah pun dapat menurunkan risiko terjadinya kanker. Termasuk kanker hati, paru-paru, usus besar, perut, dan kanker tenggorokan.

4. Meningkatkan produksi darah

Manfaat mendonorkan darah secara teratur dapat membantu merangsang produksi sel-sel darah baru. Proses mendonorkan darah ini, akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.

Jika dari hasil pemeriksaan diketahui produksi darah kita kurang lancar,
petugas akan memberikan suplemen untuk diminum (doc.pri)


5. Pikiran lebih stabil

Kok bisa? Bisa dong. Dengan mendonorkan darah, kita akan merasa lebih bahagia dan damai karena sudah bisa berbagi.

6. Periksa kesehatan gratis!

Mendonorkan darah juga berarti kita memeriksaan kesehatan diri sendiri. Karena darah kita di dalam kantong darah akan diperiksa di laboratorium dan tim medis akan bisa melihat apakah kita menderita suatu penyakit tertentu atau tidak. Dan kita akan mendapatkan pemberitahuan, jika negatif dari segala jenis penyakit, maka artinya darah kita bisa disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan. Tapi jika sebaliknya, maka kita akan diberitahu apa yang sebenarnya sedang terjadi pada tubuh dan kesehatan kita.

7. Terapi diri dari fobia jarum suntik!

Manfaat ini saya tambahkan karena pengakuan satu teman saya. Motivasi dia untuk donor darah adalah untuk membuat dirinya terbiasa dan tidak takut lagi pada jarum suntik.

Lembar kertas ini diberikan untuk pengaduan dan
bisa digunakan seandainya setelah donor darah kita mengalami masalah
atau memiliki keluhan soal kesehatan (doc.pri)


Keren kan manfaat mendonorkan darah? Kamu ingin berpartisipasi dalam kegiatan donor darah? Oke chekidot daftar alamat tempat donor darah berikut ini, dan silakan pilih tempat yang lebih dekat dan lebih mudah kamu temukan.

1. Causeway Bay Donor Centre
14/F, Plaza 2000, 2-4 Russell Street, Causeway Bay. 
(Seberang Time Square dan Pasar Wan Chai).


2. Central District Donor Centre
1/F, Tung Ming Building, 40-42 Des Voeux Road C, Central. 
(Central MTR station Exit C)


3. Mong Kok Donor Centre 
15/F, Chow Tai Fook Centre, 580 A Nathan Road, Mong Kok.


4. Kwun Tong Donor Centre
Units 1 & 16, 23/F, Millennium City 5. 
418 Kwun Tong Road, Kwun Tong.
(Kwun Tong MTR station Exit A2)


5. Shatin Donor Centre
1A, Shatin Centre Street, Shatin.


6. Tsuen Wan Donor Centre
8 Tai Ho Road, Tsuen Wan 
(Tsuen Wan MTR station Exit C)


7. Yuen Long Donor Centre
Units 704-705, 7/F, Yuen Long Landmark 
115-127 Yuen Long Castle Peak Road, Yuen Long.

Kapan saya bisa melakukan donor?

Jika kamu berminat untuk donor darah pertama kalinya, kamu bisa datang ke tempat donor darah pada jam kerja mereka kapanpun kamu mau. Untuk selanjutnya petugas akan memberikan kamu lembar kertas pemberitahuan kapan kamu bisa donor lagi.

Donor Centre seperti halnya Rumah Sakit, tetap buka di hari Minggu. 

pemberitahuan kapan saya bisa donor lagi (doc.pri)



Safe Blood Save Lives!