Rabu, 03 November 2021

Do You Know BTS RM? I Know RM's Solo Songs!

 


 

“Aku ingin tahu apa saja lagu track list BTS yang kamu unduh? Soalnya aku ingin unduh dan menyimpannya tapi khawatir memori ponselku jadi penuh.”

Ketika membaca pertanyaan seorang teman, saya secara otomatis membuka daftar lagu yang tersimpan di ponsel dan seketika saya sadar bahwa lagu BTS yang saya simpan ternyata dominan lagu solo RM aka Kim Namjoon. Alasannya sederhana, saya suka lirik lagu Namjoon, yang menurut saya sangat bermakna. Dalam dan bikin saya tenggelam. Lelaki ceroboh berlesung pipit yang aslinya sensitive dan puitis, hobi membaca buku dan berkebun bunga, serta suka bersepeda dan main bayi kepiting di pantai ini emang terlalu memikat dengan kemampuannya merangkai kata-kata.

1.     Moonchild

Saya ingat pertama kali mendengarkan Moonchild pada malam hari, saya menangis sampai ketiduran dan bangun dengan mata sembab di pagi hari. Moonchild ini lagu untuk saya! Thanks RM!

Moonchild atau Anak Bulan adalah representasi dari zodiak Cancer. Zodiak-nya kaum baper seperti saya yang cenderung memproteksi diri seperti kepiting, selalu berusaha menyembunyikan penderitaan dan perasaan yang dialami di ceruk terdalam hati. Uhuk!

Malalui lagu ini RM mengajak Cancerian yang tengah mengalami tekanan dalam hidup, sedang bersedih dan kesakitan untuk terus bertahan cause “We’re born to be sad, so start to be glad”, karena kegelapan tidak selamanya menakutkan. Pada masa paling jatuh sekalipun, manusia akan bisa menemukan harapan yang datang bagai sinar bulan di tengah kegelapan malam.

Oh ya, lagu yang tergabung di mixtape Mono ini kelanjutan alias liriknya nyambung banget dengan bait yang dinyanyikan RM dalam duetnya dengan V di “4 Oclock”.

2.     Too Much

“Don’t think about it too much too much too much too much, There’s no need for us to rush it through. Don’t think about it too much too much too much too much, This is more than just a new lust for you”

Di lagu yang diadaptasi RM dari lagu Drake dengan judul yang sama ini, dia curhat, menceritakan tentang rasa frustrasinya dengan menggambarkan perjuangannya di balik menjadi pemimpin grup idola karena dia sering dipandang hanya sebagai boneka.

Yah waktu dengerin curhat RM, saya merasa terhubung karena sebagai seorang PRT migran, saya juga sering merasa gak dimanusiakan karena diperlakukan seperti robot. Hahaha saya jadi ikutan curhat, Too Much!

3.     Everythingoes Ft. Nell

Jinaga… eonjenga… bunmyeonghi… hwagsilhi (Semuanya berlalu, Suatu hari nanti, Pasti… Pasti.)

Di lagu yang juga tergabung di mixtape Mono ini RM pamer vokalnya yang aslinya kece (gak kayak pas dia kumat bengeknya di Run BTS dan Bangtan Gayo). Yah seperti judulnya, lagu yang liriknya puitis ini menceritakan tentang merelakan rasa sakit. Bahwa semua di dunia ini hanya sementara. Apapun kesakitan yang kita rasakan, semua pasti berlalu seiring berjalannya waktu. Gitu.

4.     Forever Rain

Lagu RM dengan musik ballad ini benar-benar menggambarkan suasana hati yang galau. So, ketika hujan turun saat saya sedang menulis catatan ini sambil mendengarkan Forever Rain, yang konon menggambarkan rasa depresi RM, cerita tentang kesepian yang panjang dan jalan-jalan sunyi yang saya lalui seperti terlihat jelas membentang di depan mata. Seperti lirik yang ditulis RM, saya berharap agar hujan tetap turun selamanya sehingga air mata ini tidak akan menjadi perhatian orang karena terlihat jelas, agar orang-orang mengira air mata ini adalah tempias air hujan di wajah saya. Hiks.


5.     Seoul

Semua orang yang pernah mengalami benci dan cinta secara bersamaan, pasti bisa mendeskripsikan hidupnya dengan lagu ini.

RM yang notabene seorang pembaca Haruki Murakami menggambarkan perasaannya khas ala penulis favorit saya. Bahwa hidup ini sering berwarna abu-abu, tidak melulu hitam atau selalu putih, tapi berada di antara hitam dan putih. Melalui liriknya RM mendiskripsikan bahwa antara kebahagiaan dan kesedihan juga benci dan cinta itu tak bisa dipisahkan. Dalam setiap hubungan, apapun nama ikatannya dan di mana pun kita berada, apapun nama kotanya, pasti ada manis dan pahit yang kita rasakan. Yah, seperti RM dan Kota Seoul, seperti saya dan Hong Kong. Oh ya tempo lambat dan alunan musik yang keren ini bagian reff-nya kalau didengerin bakalan auto terngiang-ngiang dipikiran.

6.     Tokyo

Tokyo dalam aksara Hangeul ditulis “ # “ yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah sebuah keadaan sedang merindu. Seperti biasa si Genius Namjoon selalu cerdik dan apik dalam memilih kata-kata.

Lagu Tokyo yang merupakan pembuka dari mixtape Mono ini liriknya menggambarkan renungan RM tentang kehidupan, tentang pencarian jati diri. Tentang kerinduannya pada dirinya yang dulu. Tapi bisa juga dihubungkan dengan rasa rindu yang mendalam terhadap seseorang. Pokoknya lagu ini cocok didengarkan saat kita sedang merindu.

Wake up in Tokyo, feel like a torso

I know it's time to go

I see Pinocchio wearing a poncho

That's me some time ago

Do I miss myself?

Do I miss your face?

I don't know (I don't know)

I don't know (I don't know)

7.     Badbye (with eaeon)

Bad badbye, no goodbye

Bad badbye, no goodbye

Bad badbye, don't say goodbye

Bad badbye, cuz it's a lie

Bad badbye

Hmm lagu paling singkat ini, menurut saya yang paling pedih. Menggabarkan pedihnya perpisahan. So that’s why RM gak menyebut selamat berpisah sebagai goodbye. Sebab perpisahan hendak dipersiapkan seperti apapun, tetap aja Badbye. Nggak ada good-nya.

8.     Uhgood

Lagu Uhgood yang bisa juga diartikan pergi ini bercerita tentang perjalanan RM menemukan Kim Namjoon, sebuah perjalanan untuk menemukan diri sendiri.

Bagi kita yang sering merenung, merasa gak puas dengan diri sendiri dan sering berdialog dengan diri sendiri: masak sih gue cuman bisa kayak gini? Kok gue begini ya? Ini lagu kita, Gaes!

To be out of place, it hurts so much

If you don't experience it, it cannot be known

My ideal and what is reality

They're so far, far away

But I still want to cross that two bridges

To reach myself

To the real me, yeah yeah

To the real me, yeah

9.     Do You

Do You ini rapnya kuat dan bertenaga di atas ketukan yang lebih monoton, menciptakan trek yang intens namun menyenangkan. Bikin semangat. Saya auto gerak ketika mendengarkannya.

Liriknya bagaimana? Daebak! Seperti di lagu Baepsae dan Am I Wrong yang dinyanyikan BTS, liriknya penuh dengan kritik dan protes terhadap isu sosial di sekitar kita.

I hate self-help books the most in the world.

The bullshit talk telling people to do this or that

People have no backbone and easily believe what others say

That’s why all this bullshit end up being best-seller.

What do they know about you?

Do they understand your dreams, your hobbies?

Even if you just stop being so self-conscious, things can change a lot

Why are you born as a master of your life, but try to be a slave?

10.                        Joke

Joke atau Lelucon ini konon emang RM nyanyikan untuk “mengejek” karena saat itu dia banyak dikritik haters (lebih tepatnya dibully sih) karena berada di grup k-pop dan dianggap tidak bisa mempertahankan aliran yang sebenarnya. Jadi RM memberikan aliran/ritme yang baik di sepanjang trek yang juga menjadi lebih cepat saat rap berakhir. Seperti semacam unjuk diri: gak usah mbacot melulu, ini nih dengerin, gue bisa nge-rap!

Banyak ARMY yang menganggap ‘Joke’ sebagai salah satu karya terbaik RM karena bukan hanya menyenangkan pendengaran, tapi liriknya yang dalam dan permainan kata-kata menunjukkan bahwa hanya seorang jenius seperti RM yang bisa membuatnya.

Who’ll stop me, imma fuckin beat em, Haters like leeches, Kill me, tie me, silent me

Im so super i juss grew up, Damed motherfucker motherfucker, mix them up and break their legs

Make them do a Circus, Make them do chin ups, fuck up.

Oh ya ada beberapa lagu yang sepaket dengan Joke tapi nggak saya unduh. Kadang-kadang saja kalau kangen saya dengerin di Soundcloud. Liriknya nyaris sama, savage semua. Karena lagu di mixtape pertama RM ini emang berisi tantangan untuk haters dan orang-orang yang membully dia, tapi bukan cuma pelampiasan kemarahan kok, ada juga afirmasi dan penyemangat untuk dirinya sendiri agar tetap survive. Di antaranya ada Voice, Awakening, Monster, God Rap, Rush, Life, Adrift, dan I Believe.

Some say I'm fake, okay, I admit it, my dark past

I can justify it, but I won't, so that kind of problem won't happen again

Yeah I be real

In this moment the things that I want the most acutely

The pedal that I stepped on for 7 years has finally been oiled

You can't kill, come take it if you do wanna piece of me

Say it only with music, I don't need any other field

If you really think you ready to fly with my power

This is what R is about fella the time is now

(lirik VOICE)

I lost too many friends

You know that I did lost too many clans

Being a singer I lost too many bands

I couldn't help but spit and spit keepin repeatin too many damns

Gotta let my eyes watch too many ends

( lirik AWAKENING)

“Reft side (c'mon!)

Right side (c'mon!)

I rideumeul neukkindamyeon yeogiro (c'mon!)

R to the M I'm a mufuckin' monster R to the M I'm a mufuckin' monster R to the gimmick so get right you bitches

(lirik MONSTER)

This life I livin', I live life I livin'

You live, they leavin' I spit right I'm heaven

Sick of your I believe in me, I believe in myself

Even as time passes I'll be livin' in myself

Believe my faith believe my rap

I believe my damn voice will one day be spread

Even if I've had times where I've questioned my dream or my existence itself

I haven't ever questioned my voice, so real

In my world, I am a god that not a deal

If you're concerned with rankings, I'm 1

(Lirik I BELIEVE)

11.                        P.D.D

P.D.D atau Please Don’t Die ini sepaket sama Joke liriknya, sengaja diciptakan dan dinyanyikan RM untuk Haters. Melalui lagu yang dinyanyikan tahun 2015 ini RM pada dasarnya mengatakan kepada haters untuk jangan mati dulu sebelum mereka bisa menyaksikan kesuksesannya. Savage banget kan? Tapi dengan kesuksesan RM dan BTS sekarang, lagu ini benar-benar menjadi kenyataan.

(Plz Don’t Die) before I shoot you

(Plz Don’t Die) I have to get my revenge too

(Plz Don’t Die) You know ma

(Plz Don’t Die) This goes out to suckers and the haters and the wankers

12.                        Reflection

Saya kalau sedang galau atau sedang meyendiri, sering dengerin lagu ini, berasa sedang bersama RM untuk mengakui bahwa kami terkadang merasa tersesat dan mencoba untuk mengubur perasaan gelap.

"Semua orang tahu di mana mereka seharusnya berada, tapi hanya aku yang berjalan tanpa tujuan," kata RM dan saya auto mengiyakan.

Di akhir lagu, RM mengulangi kalimat yang memilukan, "Aku harap aku bisa mencintai diriku sendiri."

Oh ya ketika RM menyanyikan "Reflection" selama tur dunia BTS 2017 Wings, ARMY menyanyikan "We love you" di antara lirik itu untuk menunjukkan kepada RM bahwa, bahkan ketika dia merasa sedih, dia masih memiliki jutaan ARMY yang menyemangatinya.

13.                        Trivia: Love

Trivia: Love yang ada di BTS Love Yourself Series ini romantis habis! RM bernyanyi tentang bagaimana seseorang berhasil menemukan keindahan dalam hidup melalui bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Seperti biasa kata-kata yang dipilihnya benar-benar indah.

"Seperti bulan terbit setelah matahari terbit, seperti bagaimana kuku tumbuh, seperti pohon-pohon yang menumpahkan kulitnya setahun sekali, kamulah yang akan memberi arti pada ingatanku.” Melelehkan hati banget.

14.                        Intro: Persona

Ketika setelah dengerin Trivia Love trus lanjut ke Persona, saya seperti sedang mengikuti RM melanjutkan perjalanannya menuju penemuan diri. Dia memulai lagu dengan mengakui pertanyaan No. 1 yang dia tanyakan pada dirinya sendiri sepanjang hidupnya (pertanyaan yang sama yang sering saya tanyakan ke diri saya sendiri) adalah "Siapa aku?" Dengan lagu ini RM seolah mengingatkan saya (kepedean hahaha) untuk menyadari bahwa kita mungkin tidak akan pernah menemukan jawaban dari pertanyaan itu. Karena kita memiliki banyak persona, yang semua penting untuk memahami "peta" jiwa kita. Keren kan?

Dan pastinya lagu ini lirik dan musiknya nggak segelap lagu-lagu RM lainnya, lebih optimis dan memberikan getaran positif secara keseluruhan, dan mungkin itu karena RM akhirnya belajar untuk menghargai setiap versi dirinya. Atau bisa dibilang RM sudah melalui masa kegelapannya menuju masa terang benderang.

"Saya lebih banyak tertawa daripada sebelumnya. Saya bermimpi menjadi pahlawan super, sekarang rasanya saya benar-benar menjadi pahlawan super," rap RM di lagu ini merujuk pertarungannya dengan para pembenci dan dirinya sendiri selama bertahun-tahun yang telah ia lewati.

15.                        Byecicle

Lagu solo RM terbaru yang dirilis 6 Juni 2021 ini so pasti menjadi favorit saya kedua setelah Moonchild. Meski judulnya Sepeda, lagu yang benar-benar mengandung “obat” ini gak harus didengarkan sambil bersepeda. Sambil rebahan pun lagu ini bagi saya bisa menjadi terapi emosi yang oke punya.

Hmmm secara pasti saya bisa bilang bias saya adalah V Kim Taehyung, tapi tanpa ragu saya juga bisa mengatakan RM yang merupakan perekat yang menyatukan BTS menurut saya sangat keren. Selain sebagai pemimpin dan juru bicara perwakilan grup, dia adalah seorang penulis lagu, produser, dan rapper yang bekerja sangat keras di belakang layar untuk menghidupkan banyak lagu BTS. Dengan lebih dari 160 kredit produksi atas namanya, sulit untuk menemukan lagu BTS yang belum disentuh RM. Dan ketika dia tidak menulis dan memproduksi untuk grup, dia tetap sibuk mengerjakan musik solo atau musik untuk artis lain, menunjukkan bahwa dia selalu bergerak secara massif, menolak kotak.

Dalam banyak kesempatan RM telah mengatakan berkali-kali bahwa dia tidak akan membiarkan dirinya dimasukkan ke dalam kotak, dan itulah yang membuat rilisan solonya dan lagu-lagu hasil karyanya selalu ditunggu penggemarnya.

"Saya bukan pop, saya bukan rock, saya bukan funk, saya bukan R&B atau hip-hop," kata RM pada lagunya yang berjudul "Do You."

Yeah, begitulah. Do you know BTS RM? I know RM's solo songs! Saya tahu RM, saya tahu dia super keren!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Kisah Galau di Hati Minggu

Novel yang menurut saya termasuk kategori young adult ini ( baca: tidak direkomendasikan untuk pembaca di bawah umur tanpa pendampingan o...