Kamis, 04 November 2021

Semua Lagu Solo BTS JIN Memiliki Pesan Sekuat Vokalnya




ARMY Sedunia, khususnya yang ngebias BTS Jin aka Kim Seok Jin, saat ini sedang menunggu rilis “Yours”, ost Jirisan yang dinyanyikan si Worldwide Handsome. Mereka antusias dan memiliki goal untuk menjadikan ost “fake maknae” BTS ini sebagai Best OST di MMA. Fighting!

Jin sebagai member visual BTS menjadi trending berkali-kali di kalangan non penggemar BTS, bahkan pada 2015 di karpet merah Melon Music Awards, Jin menjadi trending sebagai "Car Door Guy" hanya karena visual dan ketampanannya yang memukau. Namun karena hal ini juga yang membuat banyak ARMY berpikir seharusnya Jin bisa menunjukkan pesonanya lebih banyak lagi, dan menganggap Jin diperlakukan tidak adil karena tidak mendapatkan jatah lirik lagu dan penampilan sebanyak member lain. Blah! Jujur saja saya sebel banget sama ARMY yang hobi banget ribut dan protes soal pembagian jatah lirik lagu dan penampilan ini. Nggilani.

Di BTS (dan mungkin di semua boyband), pembagian jatah menyanyi ditentukan melalui kriteria siapa yang dapat menyanyi paling baik di sebuah lagu atau di bagian lagu tertentu. Dalam lagu “Dead Leaves” misalnya, Jin dapat jatah menyanyi di permulaan karena dia mampu membawakannya lebih baik dari yang lain. Jimin pernah berkomentar bahwa awalnya dia sebenarnya menginginkan jatah itu, tapi  dia juga mengakui bahwa Jin telah melakukannya lebih baik darinya.

ARMY seharusnya bisa memaklumi hal-hal seperti ini. Apalagi dalam beberapa wawancara, Rap Monster juga member lain sudah berusaha menjelaskan bahwa mereka memilih penyanyi dan membagi lirik lagu berdasarkan siapa yang paling baik dalam menyanyikannya. Jadi pembagian jatah lirik lagu di BTS memang bukan berdasarkan keadilan/ sama rata tapi lebih kepada berdasarkan kebutuhan, kesesuaian nada/suara. Secara kan emang karakter suara member BTS berbeda-beda.

Tapi meski sebal dengan protes ARMY, saya juga memaklumi kemungkinan mereka protes karena nggak tahu bahwa tidak semua idol itu memiliki kemampuan vocal sesuai tingkat ketampanan wajahnya. Hahaha… Saya pernah membaca wawancara Kim Sung-eun, pelatih vokal Jin, V dan JK di tahun awal (tahun ini penting diketahui kalau sosok ini yang turut membentuk dasar vocal member BTS), yang mengatakan, ketika Jin masih menjadi seorang trainee idola di Big Hit Entertainment, dia berlatih menyanyikan lagu Asher Book “Try” saja belum bisa. Namun seiring berjalannya waktu dengan latihan keras (yang diakui oleh Jin sendiri) beberapa tahun kemudian barulah kemampuan vocal Jin membaik dan semakin bagus seperti sekarang.

Dari hasil kerja kerasnya mengasah vocal, Jin yang juga tidak menonjol dalam koreografi/ dance,  sekarang sudah sanggup menunjukkan suara emasnya yang berkarakter, lembut dan emosional. Stabilitas dan jangkauan vocal Jin berada di luar tangga lagu. Makanya banyak kritikus dan ahli yang memuji Jin memiliki “Silver Voice”, Crystal Voice”, dan pujian bagus lainnya.

Saya sendiri, setiap kali mendengarkan suara Jin, sering merasa kewalahan dengan emosi karena falsetto-nya yang sangat indah. Apalagi kalau Jin menyanyi di lagu-lagu balada BTS seperti "Crystal Snow," "Don't Leave Me," dan "The Truth Untold". Suara Jin terdengar paling mononjol, kalau seumpama cahaya gitu suara Jin paling bersinar terang.

Sebenarnya ARMY yang selalu menginginkan pesona lebih banyak dan menikmati suara lebih banyak Jin,  daripada ribut melulu dan sok iyes protas-protes, mendingan rajin streaming atau dengerin lagu solo Jin yang menunjukkan lebih banyak kekuatan vokalnya sekaligus membagikan banyak pesan.

1. Awake

Lagu solo pertama Jin yang ditulis oleh Bang PD ini ada di album Wing BTS . Dalam lagu ini Jin seolah curhat bagaimana dia berusaha untuk terus menjadi lebih baik terlepas dari banyaknya kekurangan yang ia miliki.

Jin merasa ragu untuk bermimpi besar karena dia takut gagal dan menggunakan simbolisme sayap kupu-kupu untuk mencerminkan keinginannya untuk terbang tinggi menuju kesuksesan.

"Mungkin aku, aku tidak akan pernah bisa terbang. Aku tidak bisa terbang seperti kelopak bunga di sana atau seolah-olah aku punya sayap. Mungkin aku, aku tidak bisa menyentuh langit. Tetap saja, aku ingin merentangkan tanganku. Aku ingin lari, sedikit lagi."

Ketika mendengarkan suara Jin di lagu ini sambil rebahan, saya seakan diingatkan untuk "berjuang dan berjuang" melalui rasa tidak aman dan meski sambil berbaring diingatkan kalau masih bisa memimpikan masa depan. Gimana nggak emosional banget rasanya?

 

2. Epiphany

Setelah 'Awake', Bang PD menciptakan Epiphany untuk dinyanyikan Jin di album 'Love Yourself: Answer'.

Ephiphany banyak menuai pujian selain karena nadanya yang indah, juga karena pesan yang terkandung di dalamnya. Lagu ballad ini menceritakan pesan untuk mencintai diri sendiri, sesuatu yang dinilai penting dalam kehidupan masyarakat modern.

Menurut kamus Ephipany artinya "pencerahan" atau"manifestasi atau persepsi tiba-tiba dari sifat esensial atau makna sesuatu." Dengan kata lain "Epiphany" Jin merupakan kesadaran Jin berkaitan dengan mengakui harga dirinya yang muncul secara tiba-tiba/ datang begitu saja. 

Setelah hidup untuk orang lain begitu lama, Jin tidak bisa lagi menahan "badai" di dalam hatinya, jadi dia membuat beberapa perubahan yang sangat dibutuhkan dalam hidupnya untuk akhirnya menempatkan dirinya sebagai yang pertama.

"Akulah yang harus kucintai di dunia ini. Mencerahkanku, jiwaku yang berharga. Akhirnya aku sadar jadi aku mencintaiku. Tidak begitu sempurna tapi begitu cantik. Akulah yang harus kucintai."

Alih-alih menikmati keindahan atau apalah, saya malah menangis ketika pertama kali mendengarkan Ephipany. Seakan saya diingatkan pada rasa gugup dan gamang menghadapi dunia sendirian. Tapi  saya juga diajak optimis untuk menciptakan masa depan yang baru dan mengabaikan semua rasa tidak aman. Jin mengajak kita berdamai dengan diri sendiri.

3. "Tonight"

Tonight ini lagu pertama yang liriknya ditulis Jin sendiri. Lagu ini sedih banget, bercerita tentang ketakutan kehilangan seseorang yang terdekat/ dicintai.

Dalam sebuah postingan di blog BTS, Jin menjelaskan bahwa dia menulis lirik sambil memikirkan hewan peliharaannya yang telah meninggal. Jjanggu nama anjing lucu berwarna putih yang menginspirasi lagu ini. 

“Saat aku memejamkan mata. Rasanya saat-saat kita bersama akan muncul kembali. Saat aku memejamkan mata. Rasanya seperti aku hanya akan mengingat kenangan indah…”

4. Moon

Kalau "Tonight"didedikasikan untuk Jjanggu, "Moon" didedikasikan untuk ARMY. Jin dibantu RM dan beberapa orang untuk menulis lirik lagu yang “mengandung gula” ini.

Dalam lagu ini Jin mengumpamakan dirinya sebagai Bulan dan para penggemarnya sebagai Bumi dan mereka bekerja sama untuk terus menjaga satu sama lain.

"Kamu adalah Bumiku. Dan yang aku lihat hanyalah kamu. Satu-satunya hal yang bisa aku lakukan adalah menatapmu seperti ini. Aku akan mengorbit di sekitarmu. Aku akan tetap di sisimu. Aku akan menjadi cahayamu. Semua untukmu."

Hmm.. saat dengerin Moon saya kadang nyengir sendiri, berasa sedang  dirayu/ digombali sama Bang Jin wkwkwk.

ARMY antusias dan bahagia banget ketika mendapatkan lagu Moon, untuk membalas Jin, ARMY bekerja sangat keras untuk membuat rekor. Dan beneran pecah telur eh bisa memecahkan rekor maksudnya: "Moon" mencapai No. 1 di iTunes di lebih dari 100 negara, membuat Jin menjadi satu-satunya artis di dunia yang pernah mencapai prestasi tersebut. Keren kan?

5. Abyss

Setelah Moon, Jin bikin kejutan lagi di hari ulang tahunnya ke-28 dia memberikan kado Abyss  untuk ARMY. Pertama dengerin lagu ini saya nangis. Nggak tahu saat itu saya kenapa, tapi beneran saya dengerin Abyys sambil menangis nggak jelas, lumayan keras.

Dalam sebuah surat emosional kepada ARMY, Jin menjelaskan bahwa lagu itu ternyata adalah hasil dari perasaan campur aduk yang dia rasakan akhir-akhir ini. "Sejujurnya, saya merasa lelah baru-baru ini dan saya pikir itu karena saya harus banyak berpikir tentang diri saya sendiri. Setelah kami mencapai # 1 di Hot 100 di Billboard, begitu banyak orang memberi selamat kepada saya dan saya pikir saya pantas mendengarnya. Sebenarnya , ada lebih banyak orang yang mencintai dan melakukan lebih baik dalam musik dan saya pikir tidak apa-apa untuk menerima pesan kegembiraan dan ucapan selamat ini, dan ketika saya masuk lebih dalam, saya berjuang lebih keras jadi saya hanya ingin meletakkan semuanya.”

Hmmm pantesan, feel-nya dapet banget. Ternyata oh ternyata. Lirik lagu satu ini mengungkapkan perasaan sendirian/ kesepian dan keinginan untuk bertemu seseorang lagi.  Saya mendadak ingin banget ketemu diri saya sendiri. Sambil nangis dengerin lagu ini saya corat-coret di diary dan ketika beberapa bulan kemudian saya buka lagi tuh coretan kok jadi bingung sendiri. Begini banget ya efek lagu Bang Jin?

 "Ini hanya hari lain dalam kegelapan. Aku ingin berbicara denganmu lagi. Aku ingin lebih mengenalmu hari ini."

Jin merasa ARMY semakin menjauh darinya dan dia berharap mereka bisa bersama lagi. Karena BTS dan ARMY belum pernah bertemu secara langsung selama sebagian besar tahun 2020 karena pandemi virus corona di seluruh dunia. Melalui Abyys, Jin mengungkapkan keinginannya untuk bersatu kembali dengan penggemarnya.

Oh ya selain lagu solo Jin yang saya sebutkan di atas, ada tiga lagu  versi cover yang dinyanyikan Jin, yang tentunya sama kuatnya secara emosional untuk menguras bendungan air mata yang mendengarkannya.

Autumn Outside The Post Office

Pada Juni 2018, Jin menyanyikan cover dari 'Autumn Outside The Post Office', yang lagu aslinya dinyanyikan oleh Yoon Do Hyun. Cover ini termasuk dalam rangkaian 'BTS Festa', proyek anniversary debut yang rutin diadakan BTS tiap tahun.

Lewat versi cover ini, Jin menunjukkan kemampuannya untuk membawakan lagu secara sentimental. Ia menyanyikan lagu bertempo pelan ini dengan suara yang tinggi dan juga merdu, memberikan warna unik kepada lagu bertema cinta tersebut. Romantis banget.

I Love You

Jin pernah membagikan versi cover dari 'I Love You', lagu milik band rock Korea Selatan, Mate. Melalui cover berdurasi singkat itu, Jin memberikan sentuhan unik pada lagu yang banyak dibawakan ulang oleh penyanyi lainnya itu.

Dengan versinya sendiri, Jin mengubah 'I Love You' menjadi sebuah lagu ballad yang hanya diiringi dengan instrumental piano. Pada bagian akhir cover ini, ia memberikan imbuhan berupa adlib dan falsetto nada tinggi. Keren banget pokoknya. Bang Jin benar-benar sengaja  unjuk kemampuan maksimal saat menyanyikan lagu ini.

Mom

Untuk ibunya, Jin menjajal kemampuannya membawakan 'Mom', lagu yang aslinya dibawakan oleh penyanyi solois Ra.D. Ketika menyanyikan lagu ini, Jin lagi-lagi mengeksplorasi area musik yang berusaha dikuasainya, yaitu ballad yang sentimental dan emosional. Dengan teknik bernyanyinya, ia menyampaikan pesan dalam lagu tersebut, yaitu rasa cinta dari seorang anak kepada ibunya.

Okay, terlepas dari suara merdu dan nyanyiannya yang 99% selalu sukses bikin saya menangis, penampilan sosok laki-laki pecinta jeli yang tanpa malu selalu memuji dan mengagumi ketampanannya sendiri ini sering membuat saya tertawa dengan kegejean dan lawakan garingnya.

Jin bisa terlihat dewasa sekaligus kekanakan pada satu waktu, seakan dia ingin jujur menunjukkan bahwa meski istimewa dia tidak sempurna. Semoga ARMY memahami hal ini dan berhenti membebani Jin dengan pembelaan/ protes dan keributan yang tidak diperlukan. Daripada focus pada sisi gak penting yang mengganggu kayak gitu, mendingan kita mendukung Jin dengan mendengarkan semua lagunya yang memiliki pesan sekuat vokalnya. Yuk!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Kisah Galau di Hati Minggu

Novel yang menurut saya termasuk kategori young adult ini ( baca: tidak direkomendasikan untuk pembaca di bawah umur tanpa pendampingan o...